Selasa, 29 April 2014

Penjelasan Webometrics Repository

Siapa yang tidak kenal dengan pemeringkatan Universitas di seluruh dunia yang dilakukan oleh webometric, semua universitas yang ada di dunia berlomba-lomba untuk mendapatkan peringkat yang tinggi sesuai dengan kriteria penilaian webometric.
Sejak tahun 2008, Webometric menambahkan pemeringkatan untuk repositori dan tahun ini adalah genap pemeringkatan repositori ke 13. Pemeringkatan repositori ini dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan bulan Juli. Kriteria dari repositori ini sangat sederhana, dimana sebuah universitas memiliki sebuah domain atau subdomain dimana memiliki informasi tentang koleksi ilmiah, penelitian, dan lain-lain yang biasanya dikenal dengan institusional repositori.
Metodologi pemeringkatan dalam repositori ini menggunakan empat aspek yang dulunya digunakan oleh webometric untuk melakukan pemeringkatan universitas diseluruh dunia. Keempat aspek tersebut adalah :
  1. Size (S) adalah jumlah halaman website yang didapatkan dari search engine google.
  2. Visibility (V) adalah jumlah link eksternal yang dimiliki oleh suatu repository dilihat dari penilaian pihak ketiga, yaitu MajesticSEO dan ahrefs.
  3. Rich Files (R) adalah banyaknya jumlah file digital dengan ekstensi .pdf .doc .docx .ppt .pptx dan .ps serta .eps yang didapatkan dari search engine google.
  4. Scholar (Sc) adalah nilai yang didapatkan dari database google dalam bidang scholar

Rabu, 26 Maret 2014

Client-Server

 Client adalah komputer dalam jaringan yang menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server. Lebih jelasnya Client adalah Pemakai layanan. Pada prinsipnya Client dan server merupakan suatu system yang merupakan aplikasi jaringan komputer  yang saling terhubung.

·         Client:
Mengawali hubungan dengan server (“speaks first”)
Biasanya meminta layanan dari server
Untuk Web, Client diimplementasikan dalam bentuk browser
Untuk e-mail, dalam  bentuk mail reader
·         Server
Menyediakan layanan yang diminta client
Misalnya : Web server mengirimkan halaman Web, mail server mengirimkan e-mail


Fungsi Client Server
Dalam konteks basis data, client mengatur interface berfungsi sebagai workstation tempat menjalankan aplikasi basis data. Client menerima permintaan pemakai, memeriksa sintaks dan generate kebutuhan basis data dalam SQL atau bahasa yang lain. Kemudian meneruskan pesan ke server, menunggu response dan bentuk response untuk pemakai akhir. Server menerima dan memproses permintaan basis data kemudian mengembalikan hasil ke client.
Berikut ini adalah ringkasan fungsi client-server

Client
• Mengatur user interface
• Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
• Memproses aplikasi
• Generate permintaan basis data dan memindahkannya ke server
• Memberikan response balik kepada pemakai
• Menyediakan akses basis data secara bersamaan
• Menyediakan kontrol recovery

Server
• Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
• Memeriksa autorisasi
• Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
• Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
• Memelihara data dictionary
Proses-proses ini melibatkan pemeriksaan autorisasi, jaminan integritas, pemeliharaan data dictionary dan mengerjakan query serta proses update. Selain itu juga menyediakan kontrol terhadap concurrency dan recovery.