Minggu, 07 April 2013

kebudayaan Maluku


MALUKU
Kepulauan Maluku merupakan kepulauan di Indonesia, dan bagian dari wilayah yang lebih besar Maritim Asia Tenggara. Tektonik mereka berada di Lempeng Halmahera dalam Zona Collision Laut Maluku. Secara geografis mereka berada timur dari Sulawesi, sebelah barat New Guinea, dan utara Timor. Pulau-pulau juga historis dikenal sebagai Kepulauan Rempah oleh Cina dan Eropa, tetapi istilah ini juga telah diterapkan ke pulau-pulau lainnya. Di Ambon desa dinamakan dengan negeri yang dikepalai oleh seorang Raja. Di dalam sebuah desa atau negeri terdapat beberapa perkampungan yang di pimpin oleh Aman. Di dalam sebuah perkampungan terdiri dari bagian kampung yang dipimpin oleh seorang Soa. Di dalam Soa terdapat beberapa rumah yang dipimpin oleh mata rumah. Pada zaman modern ini bentuk desa demikian telah mulai hilang. Karena sewaktu mereka pindah dari perdalaman ke dareah pesisir pantai kesatuan-kesatuan yang mereka adakan telah berpencar dan tidak menemukan satu sama lain.Rumah-rumah yang biasa mereka tempati ialah rumah pangung. Rumah-rumah penduduk asli sangat berbeda dengan penduduk yang datang, masyarakat islam dan masyarakat nasrani yang tidak bertiang sejajar dengan tanah. Rumah kepala Soa biasanya selalu dibangun dengan megah dan indah ala perumahan Eropa.


BUDAYA DAN TRADISI
Itu sejak tahun lalu Maluku akrab dengan seni ukir. Hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah kayu yang diukir atau batu berukir untuk menyembah leluhur. Umumnya, pola ukiran dalam bentuk manusia dan penempatan dapat perbedaan sesuai dengan tujuan. Ukiran dapat ditempatkan di haluan kapal, di tangga depan rumah di gerbang desa atau di tempat khusus lainnya.