Judul : Seoulmate
Pengarang : Lia
Indra Adriana
Penerbit : Penerbit
Haru
Halaman
: 300
halaman
Seorang gadis bernama Kim Sun awalnya hanya gadis biasa yang menjadi tour guide di sebuah organisasi bernama Traveliyagi. Sampai akhirnya ia direkrut untuk bergabung di sebuah organisasi yang bernama Seoulmate, karena kemampuannya dalam melihat hantu. Seoulmate merupakan organisasi yang menggabungkan antara “soul” dan “mate” untuk bekerja sama menyelesaikan misi yang diberikan oleh klien. “Soul” merupakan jiwa-jiwa yang sudah meninggal, sedangkan “mate” merupakan manusia yang menjadi partner dan sumber energi bagi soul.
Dalam
organisasi tersebut Kim Sun ditugaskan untuk menjadi mate dari soul yang lupa
akan asal usulnya selama menjadi manusia. Bahkan ia pun lupa akan namanya
sendiri. Oleh karena itu Sun menamainya Jang. Sejak awal pertemuan, Sun dan
Jang selalu bertengkar. Bahkan dalam melaksanakan tugas pun mereka selalu
berbeda pendapat dan tidak ada yang mau mengalah. Jang yang selalu mendesak Sun
untuk mencari tahu asal usulnya membuat Sun menjadi kesal. Namun seiring
perjalanan kebersamaan mereka, muli muncul perasaan cinta di antara mereka.
Sehingga mereka pun harus terjebak dalam hubungan cinta abnormal antara manusia
dan hantu.
Sampai pada suatu ketika, Sun harus menerima kenyataan bahwa Jang sesungguhnya belum meninggal. Tubuh Jang, yang bernama asli Ji Woo kini terbaring koma di rumah sakit akbibat kecelakaan mobil yang menimpanya. Konflik pun timbul di antara mereka. Jang yang bingung untuk memilih agar tetap menjadi soul untuk tetap bisa menjalin hubungan dengan Sun, atau kembali ke tubuhnya dan melanjutkan hidupnya sebagai manusia, dengan konsekuensi ia akan kehilangan Sun. Sedangkan Sun yang tidak rela melepaskan Jang pergi, namun ia juga tidak rela melihat ibu kandung Jang yang terus berharap anaknya akan kembali siuman. Dengan menguatkan hati, Sun akhirnya merelakan Jang untuk kembali menjadi manusia, menjadi Ji Woo. Jang yang awalnya bersikeras tidak mau kembali ke tubuh manusia, akhinya luluh oleh bujukan Sun walaupun dengan berat hati. Jang berjanji, setelah ia kembali menjadi Ji Woo, ia akan mencari Sun dan kembali bersamanya.
Beberapa
bulan telah berlalu setelah Jang kembali menjadi manusia. Jang masih tidak bisa
mengingat kehidupannya selama menjadi “soul”, ia pun tidak dapat mengingat
kenangan bersama Sun. Hanya terkadang cuplikan-cuplikan kenangan bersama Sun
terlintas di benaknya, walaupun ia bisa membedakan apakah itu kenyataan atau
hanya mimpi. Sementara Sun tetap teguh memegang janji Jang dan menunggu Jang
untuk menemukannya. Berkat bisikan- bisikan di kepalanya yang menuntunnya untuk
mencari Sun, Jang pun menepati janjinya.
Ia menemukan Sun dalam wujudnya sebagai manusia, sebagai Ji Woo. Cinta
mereka bersatu kembali selayaknya hubungan cinta yang normal antar manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar